Liburan Seru ke Tempat Wisata Jogja anti Mainstream

Jogja sering menjadi pilihan untuk destinasi liburan, selain Bali dan Bandung. Kota budaya yang menjaga budaya Jawa dengan begitu baik ini memiliki banyak hal menarik, termasuk tempat-tempat wisatanya. Tidak perlu bingung karena wisata Jogja anti mainstream ada untuk mengobati jiwa jalan-jalan Anda. Berikut beberapa tempat anti mainstream yang bisa dikunjungi untuk menikmati Jogja. 

Tempat Wisata Anti Mainstream di Jogja

  1. De Mata Trick Eye Museum

Wisata tidak hanya berpetualang di alam bebas, sekali-kali cobalah anda untuk berwisata ke museum. Jangan berpikir dan takut untuk bosan kalau anda berkunjung ke museum yang unik ini. Objek wisata kreatif buatan orang Yogyakarta, De Mata Trick Eye Museum. Bagi anda yang sangat penasaran dan tertarik, bisa kunjungi di XTSquare Jl. Veteran, Pandeyan, Yogyakarta.

Di tempat ini bukan benda atau hewan-hewan sejarah yang menjadi pusat perhatian melainkan gambar-gambar 3 dimensi. Pengunjung yang datang ke tempat wisata Jogja anti mainstream ini, dikenai tiket masuk 100 ribu rupiah untuk weekdays dan yang berkunjung di weekend tiketnya 120 ribu rupiah.

  • Puncak Becici

Destinasi wisata yang satu ini bisa menjadi rekomendasi pilihan untuk menikmati pemandangan Yogyakarta dari ketinggian. Meskipun disebut puncak anda tidak perlu khawatir ataupun takut kelelahan mendaki. Objek wisata yang terletak di Dusun Gunung Cilik Desa Muntuk Kecamatan Dlingo Bantul Yogyakarta ini hanya berupa bukit yang tidak terlalu tinggi. Keberadaan Puncak Becici menarik perhatian wisatawan yang sedang berlibur ke kota budaya, Yogyakarta.

Daerah tinggi ini masih termasuk dalam Resort Pengelolaan Hutan (RPH). Dari ketinggian anda dapat melihat pemandangan sawah dan perbukitan yang hijau menyejukan mata. Hamparan luas dari Yogyakarta tersaji elok dari Puncak Becici, di arah utara anda akan terpana dengan gunung Merbabu yang begitu gagah, berbalik ke arah barat jajaran pegunungan Menoreh yang menyapa Anda.

  • Museum Batik Yogyakarta

Bagi Anda pecinta batik dan ingin lebih banyak mengetahui tentang batik dan proses membatik tidak ada salahnya mengunjuni Museum Batik Yogyakarta. Tempat ini berada 1.3 km dari Malioboro tepatnya di Jl. Dr. Soetomo 13 A Yogyakarta. Museum ini merupakan museum keluarga yang didirikan oleh Hadi Nugroho dan menjadi museum batik pertama dan terlengkap di Yogyakarta.

Museum yang diresmikan pada tahun 1979 ini buka setiap hari senin-sabtu jam 09.00-15.00 dengan harga tiket masuk sebesar 20 ribu rupiah. Tempat ini memiliki koleksi kain batik yang mencapai 400 lembar dengan koleksi tertuanya adalah batik yang merupakan karya sekitar tahun 1700-an. Museum ini juga memegang rekor Muri dengan kategori karya sulaman terbesar yakni kain batik dengan ukuran 90 x 400 cm.

  • Tebing Breksi

Tempat wisata ini bisa dibilang masih baru, tetapi sangat populer dan menjadi buruan banyak wisatawan. Masyarakat sekitar Sleman dan sekitarnya banyak yang penasaran dan mengunjungi langsung tebing dengan pahatan bergambar naga ini. Tebing Breksi juga dikenal sebagai salah satu spot foto yang hits dan menjadi tempat wisata Jogja anti mainstream pilihan favorit banyak wisatawan.

Pengunjung hanya membayar biaya parkir dan bisa menikmati tempat wisata ini sepuasnya.  Untuk Anda yang ingin liburan singkat tetapi berbeda, tebing yang berada di Groyokan, Blengkong, Sleman ini bisa menjadi pilihannya.

Pilihan tempat wisata Jogja anti mainstream di atas tentu bisa menjadi cara baru untuk menikmati liburan di kota bakpia ini tanpa perlu khawatir bosan. Dengan adanya rental mobil jogja, juga bisa memudahkan Anda menikmati indahnya jogja bersama keluarga dan kerabat tercinta.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>